Minggu, 15 November 2009

SOAL 2

PROSES KOMUNIKASI

1) Apa yang dimaksud dengan proses komunikasi, keseimbangan, dan proses pengambilan keputusan dalam teori organisasi modern?

2) Apa alasannya organisasi formal diibaratkan sebagai sebuah kendaraan untuk mencapai tujuan secara bersama?

3) Mengapa tidak ada suatu cara desain yang “ampuh” untuk segala kondisi?

4) Apa peranan manager proyek dalam organisasi proyek secara umum?

5) Bagaimanakah pendapat Scott dan Mitchell tentang pengertian kata pengaruh, sebutkan contohnya!

6) Sebut dan terangkan lima sumber atau basis yang diidentifikasi oleh French dan Raven!

7) Bagaimanakah tipe pendekatan teknik-teknik kreatif dalam pengambilan keputusan?

8) Bagaimanakah pula kritik terhadap teknik Brainstorming. Terangkan!

9) Apa yang dimaksud dengan proses minaut dalam pengambilan keputusan?

10) Apa sebab timbulnya organisasi informal?

11) Apakah yang dimaksud dengan “jendela johari” dikembangkan oleh siapa?

12) Bagaimanakah maksud dari model teori proses motivasi kerja?

JAWAB
1) maksudnya dalam teori organisasi modern yaitu:
• Komunikasi: mempelajari jaringan komunikasi dalam sistem.
• Konsep keseimbangan: penyeimbangan mekanisme yang dicapai dg jln menjaga hubungan struktural yang harmonis.
• Proses pengambilan keputusan: variabel internal dalam suatu organisasi yang tergantung pada pekerjaan-pekerjaan, harapan-harapan individu, motivasi dan struktur organisasi.

2) karena dalam organisasi formal mempergunakan prinsip-prinsip teori organisasi dan memiliki dimensi-dimensi dasar struktur yang akan menentukan kegiatan-kegiatan dan hubungan yang harus dilakukan dan tingkat spesialisasi yang dapat diberikan.

3) karena dalam menentukan suatu desain di perlukan:
• Strategi dan struktur
• Lingkungan yang melingkupinya
• Teknologi yang digunakan
• Orang-orang yang terlibat didalam organisasi
4) peranan manajer proyek yaitu, bertanggung jawab untuk membina hubungan kooperatif dengan para pihak yang terlibat baik dalam struktur horizontal maupun vertical atau diagonal.

5) merupakan suatu transaksi sosial dimana seorang atau kelompok orang digerakkan oleh seseorang atau kelompok orang yang lain untuk melakukan kegiatan yang sesuai dengan harapan mereka yang mempengaruhi.
Contohnya: si A sedang membolos kuliah dan tanpa sengaja bertemu si B, lalu mereka mengobrol dan si A mengajak si B membolos. Lalu si B mengikuti ajakan si A untuk membolos kuliah. Dari contoh ini ada Orang yang mempengaruhi(O), Metode mempengaruhi(--), dan Orang yang dipengaruhi(P).

6) ada lima tipe kekuasaan yaitu:
• Kekuasaan balas jasa (reward power): tipe kekuasaan ini memusatkan perhatian pada kemampuan untuk memberi ganjaran atau imbalan atas pekerjaan atau tugas yang dilakukan orang lain.
• Kekuasaan paksaan (coercive poer): kekuasaan yang bertipe paksaan ini, lebih memusatkan pandangan kemampuan untuk memberi hukuman kepada orang lain.
• Kekuasaan panutan (referent power): tipe kekuasaan ini didasarkan pada suatu hubungan ’kesukaan’ atau liking, dalam arti ketika seseorang mengidentifikasi orang lain yang mempunyai kualitas atau persyaratan seperti yang diinginkannya.
• Kekuasaan ahli (expert power): kekuasaan yang berdasar pada keahlian ini, memfokuskan diri pada suatu keyakinan bahwa seseorang yang mempunyai kekuasaan, pastilah ia memiliki pengetahuan, keahlian, dan informasi yang lebih banyak dalam suatu persoalan.
• Kekuasaan sah (legitimate power): kekuasaan yang sebenarnya (actual power), ketika seseorang melalui suatu persetujuan dan kesepakatan diberi hak untuk mengatur dan menentukan perilaku orang lain dalam suatu organisasi.

7) tipe pendekatan teknik-teknik kreatif dalam pengambilan keputusan yaitu Pendekatan Kuantitatif terhadap manajemen secara ringkas mencakup berbagai dasar penting secara matematis bagi teknik-teknik pengambilan keputusan. Pada teknik-teknik kreatif, tipe ini mencoba untuk memanfaatkan semua hal yang tersedia untuk membantu individu dalam pengambilan keputusan kreatif. Ada 2 teknik dalam kelompok teknik kreatif yang dikenal dan digunakan secara luas, yaitu:
• Brainstorming: teknik ini berusaha untuk menggali dan mendapatkan kreativitas maksimum dari kelompok dengan memberi kesempatan anggota untuk mengemukakan ide-idenya.
• Synectics: didasarkan pada asumsi bahwa proses kreatif dapat dijabarkan dan diajarkan.

8) ada beberapa kritik yaitu:
• Hanya dapat diterapkan pada masalah-masalah keputusan sederhana
• Sangat memakan waktu dan biaya
• Hanya menghasilkan ide-ide dangkal

9) proses untuk menerapkan empat proses dasar yang rasional dalam penggunaan dan penyebaran informasi mengenai masalah organisasi yang diterapkan secara sistematik tentang
• menilai dan menjelaskan
• sebab akibat
• melakukan pilihan
• mengantisipasi masa depan
Oleh karena itu, prosesnya dibedakan menjadi empat tipe :
(1) analisis situasi (pengenalan masalah, pemisahan masalah, penetapan prioritas, dan penempatan)
(2) analisis persoalan (merumuskan, menguraikan, menyaring informasi, menguji sebab yangmungkin dan melakukan verifikasi)
(3) analisis keputusan (merumuskan pernyataan keputusan, menentukan sasaran, mengembangkan dan mengevaluasi alternative, dan menganalisa konsekuensi atau resiko)
(4) analisis persoalan potensial (mengidentifikasi daerah kritis/lemah, mengidentifikasi persoalan potensial menyimpang, mengidentifikasi sebab yang mungkin dan mengidentifikasi tindakan penanggulangan).

10) karena adanya kebutuhan-kebutuhan penting yang bersifat manusiawi (human needs) yang harus dipenuhi dan ternyata tidak dapat dipenuhi oleh oraganisasi formal. Berikut ini kebutuhan-kebutuhan yang mendasari terbentuknya organisasi informal:
• Kebutuhan sosial
• Rasa memiliki dan pengenalan diri
• Pengetahuan tentang prilaku yang diterima
• Perhatian (simpati)
• Bantuan dalam pencapaian tujuan
• Kesempatan berpengaruh dan berkreasi
• Pelestarian nilai-nilai budaya
• Komunikasi dan informasi

11) Johari Window atau Jendela Johari merupakan alat yang dikembangkan oleh dua orang ahli psikologi yaitu Joseph Luft dan Harry Ingham pada tahun 1955. Alat ini dikembangkan untuk memperbaiki interaksi antar manusia yang belum saling mengenal supaya dapat saling mengenal dan mengetahui dan memperkecil kemungkinan konflik.

12) Menurut model ini, motivasi seorang individu sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang bersifat internal maupun eksternal.
Termasuk pada faktor internal adalah :
(a) persepsi seseorang mengenai diri sendiri
(b) harga diri
(c) harapan pribadi
(d) kebutuhaan
(e) keinginan
(f) kepuasan kerja
(g) prestasi kerja yang dihasilkan.
Sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi motivasi seseorang, antara lain ialah :
(a) jenis dan sifat pekerjaan
(b) kelompok kerja dimana seseorang bergabung
(c) organisasi tempat bekerja
(d) situasi lingkungan pada umumnya
(e) sistem imbalan yang berlaku dan cara penerapannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar